Module
Angular menggunakan module sebagai basis dari untuk membuat aplikasi angular. Module digunakan karena membuat kode lebih maintanable, testable, dan readable. Selain itu, pada module juga dapat dideklarasikan keperluan akan module lain sehingga tidak membingungkan.
Untuk mendeklarasikan module, buat sebuah file javascript dengan potongan kode dibawah terdapat dalam file tersebut.
[code type=”javascript”]
var app = angular.module(‘<app-name>’, []);
[/code]
Kemudian, pada file html tempelkan kode di bawah.
[code]
ng-app="<app-name>"
[/code]
Kode diatas dapat dipasang <html>, <body>, atau bahkan <div> tag. Ketika dipasang pada <html> tag, maka keseluruhan page ini akan menggunakan module tersebut, dan module akan di-load pertama kali ketika html di-load. Ketika dipasang pada sebuah <div>, maka module tersebut hanya berlaku di dalam div tersebut.
Directive
Bagaimana caranya anda memanggil fungsi Store pada contoh ke dalam HTML tanpa menggunakan script tag?
Directive adalah sebuah penanda pada tag html yang meminta angular untuk bekerja, atau me-reference kode pada javascript. Dengan directive, fungsi store pada contoh diatas dapat langsung terpanggil dengan menggunakan directive.
Controller
Controller merupakan tempat untuk mendeklarasikan behavior dari aplikasi, dengan mendefinisikan fungsi-fungsi dan nilai.


